Serah Terima Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Iskandar Muda Tahun 2023

Banda Aceh, 12 Agutus 2023, Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh melaksanakan serah terima mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) sebanyak 242 mahasiswa bertempat di musholah, SMA Negeri 2, Gampong Ateuk, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (12/8/2023).

Penyerahan mahasiswa KKM tahun 2023 tersebut dipimpin langsung Wakil Rektor III Dr. Bustamam Ali, M.Pd mewakili Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si, dan didampingi Ketua Panitia Pelaksana KKM Unida Ali Azis Usman, S.T., M.M, serta koordinator Kampus Unida Drs Hamdani.

Adapun pembimbing dari masing masing kelompok mahasiswa KKM tersebut, dibacakan langsung oleh ketua panitia KKM, Ali Azis Usman, yang ditempatkan di 13 gampong dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh para pembimbing dari masing masing kelompok, serta aparatur gampong, terdiri dari imum mukim, para keuchik, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Warek III bidang kemahasiswaan Dr. Bustamam Ali, M.Pd, mewakili Rektor Unida Prof Syafei Ibrahim memohon maaf, tidak bisa hadir karena check Up kesehatan (medical check Up).

“Sebenarnya Pak Rektor, sangat berkeinginan bisa hadir, namun karena kurang sehat dan melakukan check Up kesehatan sehingga tidak bisa hadir,” ucap Bustamam Ali.

Selanjutnya, Bustaman Ali, mengatakan bahwa penempatan mahasiswa KKM Unida di Kemukiman Lamteuba, bukanlah hal yang baru, sudah sejak lama serta membawa sesuatu yang sangat positif bagi masyarakat.

Untuk itu, ia berharap kehadiran mahasiswa KKM 2023 kali ini, lebih dapat memberikan inovasi inovasi baru yang dilakukan terhadap masyakat di kemukiman Lamteuba.

“Jadikan karya monumental , sekaligus bukan hanya penghargaan di masyarakat tetapi mendapat pahala yang besar dari Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga berharap, kepada mahasiswa senantiasa ikhlas dalam menjalankan kuliah kerja di kemukiman Lamteuba dan Lampanah, serta Surien.

“Jangan ada saling mencari keuntungan sesama teman dalam menjalankan KKM, namun saling mengisi,” ucapnya.

Bahkan ia, sempat menceritakan keikhlasan salah seorang mahasiswa Unida, kelahiran California, yang mengikuti KKM di pemukiman Lamteuba.

“Malah dulunya, pemukiman Lamteuba, tidak seperti sekarang ini yang telah lebih jauh memiliki kemajuan, di mana sebelumnya kondisi wilayah ini merupakan hutan belantara. Namun karena ia menjalankan KKM dengan keikhlasan, sehingga dia sangat menikmatinya,” paparnya.

Dikatakan Bustamam Ali, bahwa KKM merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Untuk itu, ia berpesan kepada mahasiswa KKM ,sebelum menjalankan kegiatannya agar terlebih dahulu duduk bersama sama dengan keuchik serta aparatur gampong terhadap program program yang akan dilaksanakan sehingga nantinya berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Sambungnya, jadikanlah apa yang dikerjakan secara ikhlas, akan membuahkan hasil yang baik, karena keikhlasan merupakan sebagai ladang amal, karena sesungguhnya, Allah akan mencatat segala ibadah ibadah yang dikerjakan.

“Jadikan ilmu dan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat karena tridarma perguruan tinggi salah satunya, adalah mahasiswa dituntut pengabdian di tengah tengah masyarakat. Karena pengabdian merupakan salah satu implementasi dari kuliah kerja mahasiswa,” ucapnya.

Selanjutnya, dalam kata sambutannya Imum mukim, mewakili para keuchik, menyambut baik kehadiran mahasiswa di kemukiman Lamteuba dan Lampanah .

“Jika ada kekurangan warganya dalam menerima mahasiswa KKM Unida, mungkin terhadap

perilaku yang kurang baik, sebelumnya mohon dapat dimaafkan.

Sekali lagi, sebutnya mengucapkan terimakasih, kepada rektor Unida, Prof Syafei Ibrahim, yang telah menunjuk dan menempatkan mahasiswa KKM Unida di kemukiman Lamteuba dan Lampanah.

“Pemukiman Lamteuba, merupakan daerah terpencil dan tertinggal. Sehingga dengan kehadiran

mahasiswa KKM sangat diharapkan, demi kemajuan,” terangnya.

Untuk itu, kita sangat berharap dengan kehadiran mahasiswa KKM dapat memberikan perubahan di wilayah terpencil, seperti kemukiman Lamteuba dan Lampanah .

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana KKM 2023, Ali Azis Usman, dalam laporannya, menyampaikan ada 13 lokasi pelaksanaan KKM, masing masing, Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, 12 peserta. Gampong Riwat, Kecamatan Kuta Malaka, 20 peserta, Gampong Kahju, Kecamatan Baitussalam 20 peserta, Gampong Lambada Kemukiman Lamteuba,

20 peserta. Sedangkan Gampong Lampante, Kemukiman Lamteuba 20 peserta, Gampong Lam Apeng, kemukiman Lamteuba 20 peserta, Gampong Ateuk, Kemukiman Lamteuba 19 peserta. Gampong Blang Tingkeum, Kemukiman Lamteuba 18 peserta, Gampong Pulo, Kemukiman Lamteuba 19 peserta, Gampong Meurah Kemukiman Lamteuba 18 peserta, Gampong Lamteuba Droe, Kemukiman Lamteuba 18 peserta, Gampong Ujong Keupula, Kemukiman Lampanah, 19 peserta, dan Gampong Beureunut, Kemukiman Lampanah 19 peserta []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *