Universitas Iskandar Muda Banda Aceh Wisuda 299 Lulusan Program Sarjana dan Pascasarjana

Banda Aceh – Universitas Iskandarmuda (Unida) Banda Aceh kembali menyelenggarakan prosesi wisuda bagi 299 lulusan dari berbagai program sarjana dan pascasarjana. Acara berlangsung khidmat di Hall Utama Kampus Unida Surien, Sabtu, 15 November 2025 dan dihadiri oleh pejabat kampus, yayasan, serta tamu undangan.

Dalam pidato akademik, Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si., menegaskan bahwa lulusan Unida harus menjaga marwah dan integritas sebagai alumnus perguruan tinggi yang menjunjung nilai keilmuan. Ia mengimbau para wisudawan agar terus mengamalkan ilmu, bersikap jujur, amanah, kreatif, dan inovatif dalam berkontribusi di tengah masyarakat.

Suasana wisuda semakin haru ketika pembacaan Janji Setia Alumni dipimpin oleh AKP Suriya, S.Pd.I., M.A.P., disusul penampilan tim paduan suara Unida yang memberikan sentuhan musikal pada rangkaian acara.

Ketua Yayasan Perguruan Iskandarmuda, Drs. H.A. Malik Raden, M.M., menyampaikan dukungan penuh kepada pimpinan universitas agar terus melahirkan lulusan yang kompeten dan bermanfaat bagi bangsa, baik di sektor pemerintahan maupun swasta, di dalam maupun luar negeri.

Kepala LLDikti Wilayah XIII, Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T., turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan wisuda tersebut. Ia memuji kiprah Unida yang telah menempatkan lulusan di berbagai daerah hingga mancanegara. Dalam sambutannya, ia juga mendorong Unida untuk memperkuat mutu pendidikan, meningkatkan tata kelola sistem informasi, serta mendorong peningkatan akreditasi institusi agar lulusan lebih kompetitif di dunia kerja.

Selain itu, perwakilan Kopertais Wilayah V Aceh, Dr. Bustami Abubakar, juga turut memberikan sambutan dalam prosesi wisuda tersebut.

Acara wisuda turut dihadiri para pengurus Yayasan Perguruan Iskandarmuda, di antaranya Teuku Setia Budi, Dr. Nasrullah, Dr. Bustamam Ali, Dr. Alwi Ibrahim, Ir. Abdullah Abbas, M.Si., Drs. Ridwan Idris, M.S., serta unsur pimpinan kampus seperti Wakil Rektor I Ir. Sulaiman, M.P., para dekan, ketua program studi, dan civitas akademika Universitas Iskandarmuda.

Prosesi ditutup dengan pemberian selamat kepada lulusan serta sesi foto bersama para tamu kehormatan, pimpinan kampus, dan wisudawan

61 Mahasiswa FISIPOL Unida Banda Aceh Resmi Dikukuhkan Melalui Yudisium

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen
Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen

BANDA ACEH – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh menggelar kegiatan yudisium bagi 61 mahasiswa pada tanggal 6–7 November 2025 di Ruang Sidang FISIPOL, Kampus Surien, Banda Aceh.

Kegiatan yudisium dipimpin langsung oleh Dekan FISIPOL, Dr. Fuadi, M.Pd., yang secara resmi mengukuhkan para lulusan dari tiga program studi, yaitu Ilmu Komunikasi sebanyak 23 orang, Pembangunan Sosial 19 orang, dan Administrasi Publik 19 orang.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom., Ketua Program Studi Pembangunan Sosial Riantofani, M.Si., serta Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik Dr. Badruzzaman, M.Si.

Dalam sambutannya, Dekan FISIPOL, Dr. Fuadi, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi dengan baik.

“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari kontribusi nyata di tengah masyarakat. Kami berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan terus menjadi insan yang berintegritas serta berperan aktif dalam pembangunan sosial bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si melalui Wakil Rektor I Ir. Sulaiman, M.P., menyampaikan pesan agar para lulusan memanfaatkan ilmu dan pengalaman selama kuliah untuk menjawab tantangan dunia kerja.

“Sarjana bukan hanya gelar, tetapi tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Jadilah alumni yang membanggakan dan membawa semangat perubahan positif,” tutur beliau dalam arahannya.

Turut hadir pula Wakil Rektor III Dr. Bustamam Ali, M.Pd., beserta jajaran dosen dan civitas akademika FISIPOL, di antaranya Muhammad Iqbal, S.P., M.Si., Dr. Alwi Ibrahim, M.Si., Muklis, M.Si., Dr. Hasanuddin, Dr. Ismail, Rizal Fazri Ar, S.Th.I., M.A., Dr. Cut Putri Ellyana, M.Si., Nurul Fajri, M.Si., Dian Oktavia, M.Si., dan Retni Rita, M.Si.

Acara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama serta ucapan selamat dari para dosen kepada para lulusan. Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan mahasiswa FISIPOL Unida dalam menyelesaikan masa studinya dan siap melangkah menuju dunia profesional.

Unida Banda Aceh Kukuhkan 90 Lulusan Magister Administrasi Publik

Foto Bersama Mahasiswa dan Dosen

BANDA ACEH – Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh kembali melaksanakan kegiatan yudisium bagi 90 mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) pada Rabu, 5 November 2025, bertempat di Aula Pelangi Pascasarjana Kampus Surien.

Prosesi yudisium dipimpin langsung oleh Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si., yang secara resmi melantik para lulusan untuk menyandang gelar Magister Administrasi Publik (M.A.P.).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian para lulusan yang telah menuntaskan studi di jenjang pascasarjana. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas intelektual dan kontribusi nyata di masyarakat sebagai wujud tanggung jawab akademik seorang magister.

“Sebagai alumni, saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik kampus dan ikut berkontribusi terhadap kemajuannya. Teruslah memperkuat kompetensi keilmuan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si.,

Rektor Unida juga menambahkan bahwa sebelumnya pihak kampus telah melaksanakan yudisium terhadap 35 mahasiswa Prodi MAP, termasuk di antaranya Bupati Aceh Jaya, Safwadi, S.Sos., M.A.P. Hal ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan pascasarjana di Universitas Iskandar Muda yang terus berkembang pesat.

Kegiatan yudisium turut dihadiri oleh Wakil Rektor Dr. Nasrullah Muhammad, M.T., M.Si., Wakil Rektor III Dr. Bustamam Ali, M.Pd., Dekan Pascasarjana Dr. Fuadi, M.Pd., Kepala Tata Usaha Dr. Badruzzaman, S.E., M.Si., Ketua Prodi MAP, para dosen, serta civitas akademika Unida.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebanggaan, menandai lahirnya para magister baru yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan di berbagai sektor pemerintahan dan masyarakat.

Sebagai salah satu kampus yang berkomitmen pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, Program Pascasarjana Unida terus membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di bidang Administrasi Publik. Dengan dukungan dosen profesional dan lingkungan akademik yang kondusif, Unida siap mencetak lulusan berkompeten, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Unida Tutup KKM di Lhoknga, Camat dan Keuchik Apresiasi Mahasiswa

Aceh Besar – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Iskandar Muda (Unida) resmi ditutup di 16 gampong dalam Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (31/8/2025). Penutupan dilakukan oleh Wakil Rektor III Unida, Dr. Bustamam Ali,M.Pd mewakili Rektor Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si.

Acara yang berlangsung di Kantor Camat Lhoknga itu dihadiri Camat Muchtar Yacob, 16 keuchik, para pembimbing KKM, serta jajaran panitia. Dalam kesempatan tersebut, Camat bersama para keuchik menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Unida atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan program pengabdian masyarakat.

“Kehadiran mahasiswa KKM Unida membawa dampak positif bagi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan gampong,” ujar Muchtar.

Sementara itu, Dr. Bustamam Ali menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan permohonan maaf bila ada hal yang kurang berkenan. Ia juga menegaskan bahwa KKM tahun 2025 berjalan sesuai tuntutan tridharma perguruan tinggi.

“Tahun ini, KKM Unida melibatkan 42 mahasiswa di luar negeri dan 238 mahasiswa di Aceh Besar. Semua telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh dedikasi,” katanya.

Selain itu, Ketua KKM Unida 2025, Nazaruddin, M.Pd., turut memberikan sambutan, didampingi Wakil Ketua Panitia Dr. Fuadi dan Sekretaris Panitia Riantofani, M.Si.

Dengan ditutupnya kegiatan ini, Unida menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pengabdian nyata mahasiswa, baik di dalam maupun luar negeri.

Mahasiswa Unida Bersihkan Makam Ulama Aceh di Kedah, Simbol Kepedulian dan Silaturahmi Sejarah

Kedah, Malaysia – Sebanyak 40 mahasiswa Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh yang sedang menjalani Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Malaysia melaksanakan aksi sosial berupa pembersihan kompleks makam ulama besar Aceh, almarhum Tgk. H. Oemardiyan, di Gampong Acheh, Yan, Kedah, Rabu (27/8/2025).

Kompleks makam ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir Tgk. Oemardiyan dan istrinya, tetapi juga ulama Tgk. Indrapuri beserta keluarga. Nama Tgk. Oemardiyan sendiri telah diabadikan menjadi pesantren Umardiyan di Krueng Jreu, Indrapuri, Aceh Besar, yang kini dipimpin Ustad H. Fachruddin Lahmuddin, M.Pd.

Wakil Rektor III Unida, Dr. Bustamam Ali, yang hadir bersama Koordinator KKM Internasional, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom., menegaskan kegiatan ini bukan sekadar gotong royong, tetapi juga penghormatan terhadap sejarah. “Mahasiswa tidak hanya membersihkan area makam dan melakukan pengecatan, tetapi juga sebelumnya melaksanakan penghijauan, pembenahan sungai, pembersihan tempat ibadah, serta kajian asal-usul kedatangan etnis Aceh di Kampung Acheh,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat perhatian luas. Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim,M.Si dan Ketua Yayasan Unida, H.A. Malik Raden, turut hadir langsung, bersama tokoh masyarakat setempat, termasuk Cekgu A. Rahman dan Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Malaysia, Cek Jasni bin Abd. Gani.

Salah satu ahli waris, Cek Kamah bin Din, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian mahasiswa Unida. “Ini bukan hanya tentang menjaga kebersihan, tetapi juga menjaga silaturahmi sejarah antara Aceh dan masyarakat perantauan di Malaysia,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unida diharapkan semakin memahami nilai pengabdian, sejarah, dan ikatan kultural Aceh-Malaysia yang telah terjalin sejak berabad-abad lalu.

KKM Internasional Universitas Iskandar Muda Aceh Meriahkan Kampung Acheh Yan dengan Seni dan Silaturahmi

Kedah, Malaysia – Suasana Kampung Acheh, Yan, Kedah, Malaysia berubah meriah pada Senin malam (25/8/2025). Ratusan warga Aceh yang bermukim di daerah tersebut larut dalam kehangatan dan nostalgia ketika mahasiswa Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh menampilkan pertunjukan seni budaya dalam acara Malam Kesenian Aceh.

Alunan musik tradisional dan lantunan nyanyian Islami bernuansa Aceh berhasil memikat penonton. Tari Likok Pulo dan Ranup Lampuan yang dibawakan dengan penuh semangat menjadi suguhan utama, membawa hadirin seolah kembali ke tanah leluhur. Sorak sorai dan tepuk tangan meriah terdengar setiap kali para mahasiswa menutup penampilannya.

Wakil Rektor III Unida, Dr. Bustamam Ali,M.Pd yang hadir bersama Ketua KKM Internasional, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari program KKM internasional. “Selama di Gampong Acheh Yan, 40 mahasiswa tidak hanya menampilkan seni budaya, tetapi juga berbaur langsung dengan masyarakat, membersihkan sungai, menanam pohon, merawat situs sejarah Aceh, hingga memperbaiki fasilitas ibadah. Semua ini bagian dari pengabdian sekaligus silaturahmi,” ujarnya.

Acara turut dihadiri Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si bersama Ketua Yayasan Perguruan Iskandarmuda, H.A. Malik Raden. Hadir pula Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Malaysia (IMAM), Zasni A. Gani, serta sejumlah tokoh masyarakat Aceh di Kedah seperti Cekgu Abd. Rahman, Cek Mad Nur, Dr. Muchtar, Cekgu Fazil, dan Cekgu Ilyas.

Malam itu, suasana kebersamaan terasa begitu kental. Para perantau Aceh seakan menemukan kembali identitas budaya yang lama dirindukan. “Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga ajang mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa Unida dan masyarakat Aceh di Malaysia,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa KKM Unida tidak sekadar program akademik, melainkan jembatan budaya dan ukhuwah, yang mempertemukan semangat muda mahasiswa dengan kerinduan diaspora terhadap kampung halaman.

Rektor Unida Tinjau Langsung Kegiatan KKM Internasional di Malaysia

Kedah, Malaysia — Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan Rektor Universitas Iskandar Muda (Unida), Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si bersama Ketua Yayasan H.A. Malik Raden, saat meninjau langsung pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Unida di Gampong Acheh, Yan, Kedah, Malaysia, Senin (24/8).

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Wakil Rektor III Unida, Dr. Bustamam Ali, serta Ketua KKM Internasional Unida, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom. Mereka menyaksikan aktivitas 41 mahasiswa Unida yang sedang menjalani program KKM internasional. Sebelumnya, para mahasiswa ini telah sukses melaksanakan pengabdian masyarakat lebih dari sepekan di Thailand Selatan, meliputi Patani, Narathiwat, dan Yala.

“Sekarang mahasiswa diturunkan ke Gampong Acheh, Malaysia, selama sepekan. Mereka bersama warga setempat yang mayoritas etnis Aceh melakukan gotong royong membersihkan sungai, penghijauan, serta perbaikan tempat ibadah. Pada malam hari, mahasiswa juga menampilkan kesenian untuk keluarga Aceh di sini,” jelas Dr. Bustamam.

Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si mengaku bangga melihat keseriusan mahasiswa Unida dalam praktik lapangan lintas negara. Ia hadir didampingi Ketua Yayasan H.A. Malik Raden dan Koordinator Kampus Alam Unida Lamteuba, Hamdani.

“Saya sengaja hadir untuk menyaksikan langsung kegiatan mereka sekaligus memberikan semangat. Syukur alhamdulillah, hingga hari ini mereka telah melakukan yang terbaik,” ujarnya penuh rasa syukur.

Apresiasi juga datang dari Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Malaysia (Imam), Cek Yasni Abd. Gani, yang bersama Cekgu Abd. Rahman menyatakan rasa haru atas kekompakan mahasiswa Unida.

“Kami sangat terkesan dengan keikhlasan mereka membantu masyarakat. Kehadiran mahasiswa Unida benar-benar membawa energi positif di tengah warga,” ungkapnya.

Kegiatan KKM internasional ini tidak hanya menjadi ajang praktik lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga mempererat silaturahmi masyarakat Aceh di perantauan dengan tanah kelahirannya.

Kuliner Tradisional Aceh Disambut Hangat di Thailand, Mahasiswa Unida Bawa Cita Rasa Nusantara ke Mancanegara

Thailand Selatan – Aroma khas rempah Aceh semerbak mewarnai kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) internasional Universitas Unida di Thailand Selatan. Beberapa menu khas Tanah Rencong yang disajikan, seperti Gulai Pliek U, Gulai Keumamah, Beulacan U, Sambal U, hingga Kuah Beulangong, sukses memikat selera masyarakat setempat.

Salah seorang peserta KKM asal Lamteuba, Nilawati atau akrab disapa Kak Ti, mengaku bangga karena kuliner tradisional Aceh ternyata cocok dengan lidah warga Thailand.

“Masakan tradisional Aceh sangat disukai. Sebagian bahan utama, seperti ikan tongkol kering dan plik U, kami bawa langsung dari Aceh, sedangkan bumbu lainnya dibeli di pasar setempat,” ujarnya sambil tersenyum.

Rektor Unida, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si., turut memberikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa yang berhasil memperkenalkan budaya Aceh di kancah internasional.

“Baru sepekan di Thailand Selatan, mereka sudah menunjukkan yang terbaik demi membawa nama baik Unida dan Aceh,” ungkapnya.

Kegiatan KKM internasional ini tidak berhenti di Thailand. Selanjutnya, sebanyak 41 mahasiswa akan melanjutkan pengabdian dan penelitian ke Gampong Aceh Yan, Kedah, Malaysia. Menurut Prof. Syafei, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan seni dan kuliner Aceh, tetapi juga menyuguhkan kearifan lokal lainnya.

Dalam kunjungan ke Malaysia, Prof. Syafei bersama Ketua Yayasan Unida H.A. Malik Raden, Warek III Dr. Bustamam Ali, serta Koordinator Kampus Alam Lamteuba Hamdani ikut hadir langsung memantau jalannya kegiatan.

Program KKM luar negeri Unida yang dipimpin oleh M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom. ini diharapkan menjadi jembatan budaya sekaligus mempererat hubungan pendidikan antara Aceh dan negara jiran. Kehangatan sambutan masyarakat membuktikan bahwa kuliner dan budaya Aceh mampu menjadi diplomasi lembut yang menghubungkan hati lintas bangsa.

Mahasiswa Unida Tampilkan Seni Aceh di Thailand, Disambut Meriah Warga Narathiwat

Narathiwat, Thailand Selatan – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional Universitas Iskandar Muda (Unida) berhasil mencuri perhatian masyarakat Toknaebaeming, Narathiwat, Thailand Selatan. Mereka memukau penonton dengan penampilan seni tradisional Aceh, likok pulo dan ranup lampuan, yang ditampilkan penuh semangat di panggung internasional.

Masyarakat setempat menyambut hangat pertunjukan tersebut. Antusiasme warga terlihat dari ramainya penonton yang kagum menyaksikan kekayaan budaya Aceh hadir begitu dekat dengan mereka.

Ketua Tim KKM Internasional sekaligus Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Unida, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara ini.

“Alhamdulillah, kami berhasil memperkenalkan seni Aceh ke kancah internasional. Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini berjalan lancar,” ungkapnya.

Usai tampil di Thailand, rombongan mahasiswa KKM Internasional Unida akan melanjutkan misi kebudayaan ke Gampong Aceh Yan, Kedah, Malaysia. Agenda ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Rektor Unida Prof. Dr. Syafei Ibrahim, Ketua Yayasan Unida Drs. H.A. Malik Raden, Wakil Rektor III Dr. Bustamam Ali, M.Pd., serta Koordinator Kampus Lamteuba Drs. Hamdani.

Selain pertunjukan seni, mahasiswa juga mengadakan program pengabdian masyarakat di Gampong Aceh Yan. Mereka menggelar kajian dan diskusi dengan warga setempat mengenai keberadaan etnis Aceh yang telah menetap secara turun-temurun di Malaysia, dan hingga kini mash melestarikan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan KKM Internasional Unida ini diharapkan menjadi jembatan budaya yang semakin mempererat hubungan persaudaraan antara Aceh dan masyarakat di negeri jiran.

KKM Internasional 2025: 41 Mahasiswa Unida Berangkat ke Malaysia dan Thailand

BANDA ACEH – Sebanyak 41 Mahasiswa Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh resmi diberangkatkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional Tahun 2025. Rombongan mahasiswa tersebut bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, pada Senin (18/8/2025).

Mahasiswa Unida akan menjalani program KKM Internasional sejak 18 hingga 30 Agustus 2025 dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial, budaya, dan akademik di Thailand dan Malaysia.

Acara pelepasan mahasiswa turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Universitas Iskandar Muda, Malek Raden, Rektor Unida Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Sulaiman, Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Nasrullah, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Bustaman, serta Alwi Ibrahim. Kehadiran jajaran pimpinan universitas dan yayasan memberikan dukungan moral sekaligus motivasi besar bagi mahasiswa yang akan menjalankan program internasional tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Iskandar Muda, Prof. Dr. Syafei Ibrahim, M.Si, menyampaikan bahwa KKM Internasional merupakan bukti komitmen kampus dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya memiliki wawasan akademik, tetapi juga pengalaman global.

“Program ini merupakan wadah untuk memperluas perspektif mahasiswa, memperkuat kolaborasi lintas budaya, sekaligus mengharumkan nama Aceh dan Indonesia di kancah internasional. Kami berharap para mahasiswa dapat menjaga nama baik universitas, bangsa, dan daerah selama melaksanakan pengabdian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Universitas Iskandar Muda, Malek Raden, menegaskan bahwa KKM Internasional adalah langkah penting untuk membentuk generasi muda Aceh yang siap berkontribusi di tingkat global.

“Jaga kedisiplinan akademik selama kegiatan, jalin relasi dengan baik, serta tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan etika dalam berinteraksi dengan masyarakat internasional,” pesannya.

Adapun KKM Internasional tahun ini mengusung tema “Menekankan Nilai Kolaborasi Internasional dan Semangat Pengabdian Lintas Negara”. Selama program berlangsung, mahasiswa akan didampingi oleh Dosen Pendamping KKM, M. Nur, SIKom, MIKom, yang akan membimbing serta memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan visi dan misi universitas, yaitu kolaborasi, persaudaraan, dan pengembangan diri di tingkat global.