Unida Banda Aceh Kerja Sama dengan BSI

BANDA ACEH – Pihak Universitas Iskandarmuda (Unida) Banda Aceh lakukan akad kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Wilayah Banda Aceh.

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini oleh Rektor Unida, Prof Dr Syafei Ibrahim dan Area Manager BSI, Fitriana ini berlangsung di ruang Rektor Pascasarjana Kampus Unida, Surien, Banda Aceh, Senin (27/11/2023).

Kerja sama ini tentang pelayanan pembayaran virtual account melalui fasilitas dan layanan BSI Pembayaran Institusi (BPI) Point to Host.

Rektor Unida Prof Dr Syafei Ibrahim, dalam sambutannya menyambut baik kerja sama tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap civitas akademika, khususnya sistem pembayaran virtual account melalui fasilitas layanan BSI tbk.

Sedangkan Fitriana selaku Manager Area menjelaskan tentang berbagai bentuk layanan BSI dewasa ini sudah mampu menjawab tantangan global, khususnya dalam melakukan transasi keuangan nontunai kepada masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

“Akses layanan BSI juga sudah dapat dilakukan di desa terpencil sekalipun sampai manca negara,” ujar Fitriana.

Baca juga: Megawati Sindir Penguasa Bertindak Seperti Zaman Orde Baru, Ini Kata Istana dan TKN Prabowo-Gibran

Hal ini sebagaimana dikutip Wakil Rektor III Unida, Dr Bustamam Ali lewat siaran pers kepada Serambinews.com, Selasa (28/11/2023).

Hadir saat penandatanganan ini, Wakil Rektor Unida, Dr Nasrullah dan Dr Bustamam Ali.

Sedangkan dari BSI ikut hadir Tri Akbar, Ery Dianto, Farahka, Yusni, Furqan dan Dela. (*)

RRI Gelar GCM Pada Universitas Swasta Tertua di Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Radio Republik Indonesia Banda Aceh kembali menggelar Gerakan Cerdas Memilih Jilid III bertema “Menjaga Kondusifitas Pemilu 2024 Anti Hoaks, Memilih dengan Nyaman” berpusat di Perguruan Tinggi Swasta tertua di Banda Aceh, yakni Universitas Iskandarmuda pada senin (27/11).

Dandim 0101 KBA, Letkol Czi Widya Wijanarko dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bersama Polri telah melakukan pemetaan potensi ancaman di wilayah Aceh, termasuk pencegahan hoaks.

Sementara itu, Kaur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Aceh Kompol Yasir memastikan rasa aman bagi penyelenggara pemilu maupun semua pihak, dengan meningkatkan patroli.

“Kepolisian seluruh Indonesia termasuk Aceh pada 2023 hingga 2024, melaksanakan operasi Mantap Brata, agar pemilu berlangsung aman,” ujarnya.

Narasumber lainnya yakni Kabag Pengawasan Pemilu dan Humas Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, Yudi Ferdiansyah Putra menyampaikan selain pengawasan dari petugas juga mendorong keterlibatan masyarakat, diantaranya melalui sekolah kader pengawas partisipatif dari kaum millennial.

Selanjutnya Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, Hasbullah Yunur juga mengimbau semua pihak untuk turut serta untuk mengawal dan menyukseskan pemilu, termasuk tahapan kampanye yang dimulai pada 28 november 2023.

Wakil Rektor III Unida Aceh, Bustamam Ali berpesan kepada mahasiswa/i untuk cerdas dalam menggunakan hak suara, dan selektif menerima suatu informasi.

Gerakan Cerdas Memilih RRI yang dirangkai dengan diskusi dan tanya jawab, acara hiburan dan ditutup dengan makan siang bersama ini, turut disiarkan Programa II dan kanal youtube RRI Banda Aceh Official. Adapun mahasiswa/i yang hadir bukan hanya dari Unida, tapi juga perwakilan dari berbagai universitas lain.

Talkshow RRI di Unida, Polisi Ajak Mahasiswa Jadi Agen Penangkal Hoaks

KBRN, Banda Aceh : Dalam kapasitasnya mewakili Kabid Humas Polda Aceh, Kaur Mitra Subbidpenmas Kompol Yasir mengatakan, bahwa mahasiswa bisa menjadi agen penangkal hoaks dengan membantu mengkaji kebenaran suatu berita atau informasi yang berkembang di masyarakat.

“Adik-adik mahasiswa bisa menjadi agen penangkal hoaks di lingkungan sendiri, dengan membantu mencari tahu informasi yang berkembang di masyarakat dengan menanyakan ke instansi resmi atau menelusurinya lewat _google checking_,” kata Yasir, saat menjadi narasumber dalam _talkshow_ Gerakan Cerdas Memilih Sesi 3 di Kampus Unida Banda Aceh, Senin, 27 November 2023.

Dalam _talkshow_ bertajuk “Menjaga Kondusifitas Pemilu 2024. Anti Hoaks, Memilih dengan Nyaman” tersebut, Yasir juga mengajak peserta yang hadir dan masyarakat pada umumnya untuk bijak menggunakan medsos, terutama dalam membagikan suatu informasi agar di cek dulu kebenarannya. Karena, sambungnya, jejak digital tidak akan pernah hilang, serta bisa jadi alat bukti bagi pelaku penyebar hoaks.

Selanjutnya, polisi berpangkat satu melati itu juga ikut menyampaikan terkait komitmen polri dalam menjaga netralitas pada Pemilu 2024. Ia menyatakan, bahwa tidak ada tawar menawar dalam hal netralitas saat pemilu.

Ia menambahkan, personel Polri pada Pemilu 2024 wajib menjaga netralitas sesuai arahan dan satu komando dari Mabes hingga kesatuan terkecil, yaitu polsek atau pospol. Bahkan, kata dia, untuk pose saat berfoto saja sudah diatur agar tidak menggambarkan dukungan pada suatu nomor paslon atau partai tertentu.

“Sesuai undang-undang, kita—polri— memiliki tugas pokok sebagai pelindung, pelayan, pengayom masyarakat, serta sebagai pemelihara kamtibmas. Jadi, terkait pemilu tidak ada tawar menawar, netralitas harga mati dan tidak ada keberpihakan pada satu partai atau paslon,” kata Yasir, tegas.

Kemudian, dalam _talkshow_ yang disiarkan langsung di RRI itu, Yasir menyampaikan upaya Polda Aceh dan jajaran dalam menjaga kondusifitas jelang pemilu, di mana saat ini sedang menjalankan Operasi Mantap Brata dengan berbagai satgas, mulai dari satgas preemtif, preventif, hingga penegakan hukum.

“Saat ini kita sedang melaksanakan Operasi Mantap Brata, termasuk patroli ke tempat-tempat rawan. Semua ini adalah upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman baik kepada masyarakat, peserta, maupun penyelenggara pemilu,” ujarnya.(*)

86 Mahasiswa Pascasarjana Unida Diyudisium, 155 Akan Diwisuda Sekaligus dengan 187 Lulusan Sarjana

BANDA ACEH – Sebanyak 86 mahasiswa Pascasarjana Universitas Iskandarmuda atau Unida, Banda Aceh, diyudisium di kampus itu, Senin (13/11/2023).

Mereka bagian dari 155 mahasiswa Pascasarjana Unida yang akan diwisuda di Kampus Unida, Surien, Banda Aceh, Sabtu, 25 November 2023.

Sedangkan 69 lainnya sudah diyudisium sebelumnya.

Rekor Unida, Prof Dr Syafei Ibrahim, dalam sambutannya saat yudisium meminta setiap alumni agar setia terhadap almamater.

Wakil Rektor Unida, Dr Bustamam Ali, merincikan 155 mahasiswa Pascasarjana Unida yang akan diwisuda itu terdiri atas lulusan Administrasi Publik 130 orang, Administrasi Pemda sebelas orang, dan Program Administrasi Pendidikan 14 orang.

“Selain mereka dari Program Pascasarjana, 187 mahasiswa lulusan Sarjana juga akan diwisuda sekaligus nanti. Dengan demikian jumlah wisudawan tahun ini yang akan diwisuda sekaligus tanggal 25 November 2023 nanti 342 orang,” sebut Bustamam Ali.

Baca juga: Cak Imin Bersyukur Dapat Nomor Urut Satu di Pilpres 2024, Sebut Pertanda Baik

Hal ini sebagaimana dikutip lewat siaran pers kepada Serambinews.com, Selasa (14/11/2023) (*)

Aksi Donasi Aceh Peduli Palestina Dimulai, Kadisbudpar Penyumbang Perdana, Libatkan Mahasiswa Unida

BANDA ACEH – Aksi penggalangan bantuan kemanusiaan untuk Palestina yang digagas oleh dua organisasi pers nasional di Aceh, yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dengan menggandeng lembaga sosial kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia Wilayah Aceh secara resmi dimulai pada Selasa, 7 November 2023.

Pembukaan aksi berlangsung di depan Stand PWI dan IJTI di arena PKA-8, Taman Ratu Safiatuddin ditandai dengan donasi perdana dari Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal dengan memasukkan bantuannya ke kotak amal yang telah disediakan.

Setelah Almuniza, selanjutnya secara berturut-turut donasi juga diberikan oleh Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, Penasihat IJTI Aceh, Didik Ardiansyah, dan Penasihat PWI Aceh, Bustamam Ali.

Menjelang launching aksi, terlebih dahulu tim dari PWI, IJTI, dan MER-C bertemu dengan Kadisbudpar Aceh di Sekretariat Panitia PKA-8 di Taman Ratu Safiatuddin.

Dalam pertemuan itu, Ketua PWI Aceh melaporkan tentang aksi penggalangan dana untuk Palestina dengan memanfaatkan momentum PKA-8.

“Kami mohon izin membuka donasi untuk Palestina di Stand PWI/IJTI di arena PKA-8, Taman Ratu Safiatuddin,” kata Nasir Nurdin.

Laporan tersebut direspons sangat positif oleh Kadisbudpar Aceh dengan menyarankan agar aksi diperlebar hingga menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah Aceh sebagaimana ditegaskan oleh Pak Pj Gubernur sangat peduli dengan nasib saudara-saudara kita di Palestina. Kita akan tetap mendukung setiap upaya untuk meringankan penderitaan mereka,” kata Almuniza.

Ditegaskan Almuniza, berbagai bentuk dukungan untuk kelancaran aksi penggalangan bantuan kemanusiaan yang dilakukan berbagai pihak termasuk yang digerakkan oleh PWI, IJTI, MER-C Indonesia, dan para mahasiswa siap diberikan.

“Kita akan terus berkoordinasi untuk maksimalnya upaya penggalangan bantuan. Silakan manfaatkan setiap ruang yang ada di arena PKA-8 ini dengan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin berdonasi. Insya Allah kita dukung dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan,” kata Almuniza didampingi sejumlah staf dan unsur Panitia PKA-8.

Libatkan mahasiswa Unida

Pertemuan dengan Kadisbudpar Aceh juga diikuti Penasihat PWI Aceh, Dr Bustamam Ali, MPd selaku Wakil Rektor III Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh.

Terkait aksi penggalangan dana untuk Palestina tersebut, Bustamam menggerakkan mahasiswanya untuk berpartisipasi.

“Di Unida kami punya relawan tanggap bencana yang selalu siap untuk digerakkan,” kata Bustamam setelah menghubungi koordinatornya, Yulindawati.

Posko Aceh Peduli Palestina

Menurut Ketua PWI Aceh, Posko Aceh Peduli Palestina yang akan melibatkan mahasiswa Unida didirikan di kawasan Taman Kota Simpang Tiga, Banda Aceh.

Untuk pendirian posko, menurut Nasir Nurdin, didukung oleh beberapa instansi di jajaran Pemko Kota Banda Aceh seperti BPBD, Dinas Sosial, serta Satpol PP dan WH.

Penggalangan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, menurut Nasir Nurdin, didampingi Ketua IJTI Aceh, Munir Nur, juga dibuka melalui Rekening Aceh Peduli Palestina di Bank Aceh.

“Nomor rekeningnya akan segera kita umumkan karena sedang berproses,” kata Nasir Nurdin yang juga didampingi Koordinator MER-C Indonesia Wilayah Aceh, Ira Hadiati.

Sementara itu, Koordinator Relawan Tanggap Bencana Unida, Yulindawi menjelaskan, posko di Simpang Tiga akan menjadi titik kumpul dan koordinasi tim sebelum bergerak ke berbagai titik penggalangan.

“Ada sekitar 50 mahasiswa yang akan kita turunkan pada aksi ini. Kita akan menyebar ke berbagai titik, termasuk ke arena PKA-8 di Taman Ratu Safiatuddin dan Expo UMKM di Blangpadang. Kami berharap dukungan masyarakat,” kata aktivis perempuan yang dikenal dengan panggilan Linda ini.(*)

Himakom Unida Banda Aceh Gelar Turnamen Futsal

BANDA ACEH, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) Unida Banda Aceh gelar turnamen Futsal yang diikuti 11 peserta.

Tim fakultas syariah dan Economi Islam Unida keluar sebagai Juara, disusul prodi Administrasi Publik Fisipol dan Bem Fakultas Teknik sedangkan Top score diraih oleh Uskur Reza,” ujar Azis ketua panitia Turnamen.

Turnament futsal yang berlangsung di Zean sport futsal center Surien Banda Aceh, Minggu (5/11/2023) di tutup Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Unida Dr Alwi Ibrahim, sekaligus penyerahan Hadiah dan piala kepada pemenang.

Kepada top score dan hadiah dua dan tiga diserahkan Iqbal Firdaus nasution dan Heikal,” ujar Dr Alwi melalui siaran pers, Selasa (7/11/2013).

Unida-Jabal Ghafur Teken Akad Kerjasama

BANDA ACEH, Universitas Iskandarmuda (Unida) Banda Aceh dan Universitas Jabal Ghafur Sigli, Senin (30/10) tanda tangani akad kerjasama (MoU) di kampus Unida Surien, Banda Aceh.

Nota kesepahaman bersama dalam rangka penyelenggaraan Tridharma perguruan Tinggi dilakukan rektor Unida Prof Dr Syafei Ibrahim MSi dan Rektor Jabal Ghafur Prof Dr Bansu Irianto Ansari M.Pd.

Warek III Unida Dr Bustamam Ali, dalam siaran Pers menyebutkan,
pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Jabal Ghafur oleh Dra Halimah MSi dan Dekan Fisipol Unida Dr T Syarifuddin MSi.

Rektor Unida Prof Dr Syafei Ibrahim dalam sambutannya menyambut baik akad kerjasama tersebut dalam rangka pengembangan kompetensi dan pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Disisi lain bertujuan pembinaan hubungan kelembagaan dalam melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” kata Prof Syafei Ibrahim yang didampingi para warek Dr. Nasrullah, Ir Sulaiman MP, Dr Bustamam Ali, para dekan ketua prodi dan civitas akademika Unida.

Sementara Rektor Jabal Ghafur Prof Dr Bansu Irianto Ansari MPd menyebutkan, kerjasama ini antara lain untuk mensinergikan tugas dan fungsi serta kewenangan dalam rangka pemanfaatan potensi daerah dan pelaksanaan pendidikan.

“Dibahagian lain guna menunjang proses pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat termasuk program merdeka belajar kampus merdeka. Kerjasama ini bisa berkelanjutan dan saling menguntungkan,” ungkap Prof Bansu Arianto Ansari.

Usai Pelatihan di BLKK Kampus Alam Lamteuba Unida, Siswa Perkenalkan Pengolahan Hasil Pertanian

BANDA ACEH – Sebanyak 16 mahasiswa kampus alam Universitas Iskandarmuda atau Unida Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, mengikuti pelatihan pengolahan hasil pertanian di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Yayasan Iskandarmuda di kampus itu.

Pelatihan tahap pertama yang digelar Yayasan Perguruan Tinggi Unida bekerja sama Kementerian Ketenagakerjaan RI berlangsung 14 hari dan ditutup atau berakhir, Kamis, 12 Oktober 2023.

Menariknya saat penutupan pelatihan ini, para mahasiswa yang sudah dilatih ini memperkenalkan olahan hasil pertanian produksi mereka, yakni jahe instant, salat buah mayo, selai nenas, selai strawberry, sirup semangka, sirup buah naga, anget pisang, dan cutting fruit, dan permen kates.

Semua hasil olahan pertanian itu dibagikan kepada undangan saat penutupan pelatihan ini.

Rektor Unida, Prof Dr Syafei Ibrahim, didampingi Wakil Ketua Yayasan Iskandarmuda, Dr Bustamam Ali dan Warek 1 Unida, Ir Sulaiman MP, menyatakan gembira atas hasil karya mahasiswa yang mengikuti praktik pengolahan hasil pertanian tersebut.

“Apalagi mereka adalah mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang kuliah sambil bekerja atau berwirausaha di Kampus Alam Unida Lamteuba ini. Mereka memang diarahkan agar bisa mengembangkan ekonomi kreatif,” kata Rektor.

Mahasiswa Kampus Alam Unida Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, memperlihatkan olahan hasil pertanian karya mereka saat penutupan pelatihan ini di BLKK kampus tersebut, Kamis (12/10/2023)

Hal ini sebagaimana dikutip Wakil Ketua Yayasan Iskandarmuda, Dr Bustamam Ali, lewat siaran pers kepada Serambinews.com, Sabtu (14/10/2023).

Rektor menyebutkan Kampus Alam Unida Lamteuba berada di lahan seluas 35 hektare.

Kampus itu saat ini memiliki tiga Prodi, yaitu Ilmu Adminstrasi Publik, Ilmu Komunikasi, dan Agroteknologi.

“Selain itu, di lokasi ini juga tersedia Balai Latihan Kerja Komunitas ( BLKK) Yayasan Iskandarmuda dan Pesantren Iskandarmuda sebagai tempat menimba ilmu agama bagi mahasiswa di Kampus Alam Unida Lamteuba ini dan warga sekitar,” jelas Rektor.

Kepala BLKK Kampus Alam Unida Lamteuba, Riantofani SPdi MSi, menyebutkan selama 14 hari pelatihan, para mahasiswa itu dilatih oleh Muhammad Ikbal SP, MSi.

“Mahasiswa yang dilatih itu sudah membuahkan hasil yang menggembirakan. Mereka sudah bisa memperoduksi jahe instant, salat buah mayo, selai nenas, selai strawberry, sirup semangka, sirup buah naga, angen pisang, permen pepaya dan cutting fruit.

Ke depan kita akan mengolah hasil pertanian, seperti kopi, jagung, ubi, kunyit, ketela, pisang dan lain lain,” sebut Rintofani optimis.

Turut hadir saat penutupan acara ini, Koordinator Kampus Alam Unida Lamteuba, Drs Hamdani, tokoh masyarakat Bahrun Yunus, para keuchik dalam Kemukiman Lamteuba, serta tokoh wanita Fathimah MSi.

Mahasiswa Kampus Alam Unida Lamteuba Dilatih Olah Hasil Pertanian, Diharap Bisa Buka Lapangan Kerja

Sebelumnya diberitakan Sebanyak 16 mahasiswa Kampus Alam Universitas Iskandar Muda atau Unida di Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, mengikuti pelatihan pengolahan hasil pertanian di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) kampus itu.

Pelatihan digelar Yayasan Perguruan Tinggi Unida ini mulai Sabtu (23/9/2023) dan berlangsung selama 14 hari.

Tujuan pelatihan ini untuk memberi wawasan kewirausahaan kepada mahasiswa Kampus Alam Unida Lamteuba yang juga berstatus sebagai santri Dayah Unida di lereng Gunung Seulawah itu.

Pelatihan yang diikuti umumnya mahasiswa Prodi Agro Teknologi dibuka Wakil Ketua Yayasan, Dr Bustamam Ali, Sabtu (23/9/2023).

Bustamam Ali mengatakan dalam pelatihan ini, mahasiswa selain diajarkan teori, juga praktik langsung, sehingga mereka diharapkan ketika tamat kuliah nanti, tak hanya bisa bekerja untuk diri sendiri, tetapi juga bisa membuka lapangan kerja.

Bustamam Ali mengatakan kegiatan ini bekerja sama Kementerian Ketenagakerjaan RI sebagai pihak yang juga membantu pembangunan Gedung BLKK di Kampus Alam Unida Lamteuba.

Hal hampir sama disampaikan Kepala BLKK Riantofani MSi.

Ia melaporkan pelatihan yang berlangsung 14 hari ini materinya tentang pengolahan hasil pertanian, termasuk pemasaran serta praktiknya.

Riaftofani menyebutkan saat ini BLKK telah memiliki berbagai alat pengolahan hasil pertanian, seperti pengolahan kopi basah dan kering, jahe, kunyit, pisang, jagung, dan lain-lain.

“Saat ini kami juga sudah memiliki tenaga instruktur, Muhammad Ikbal SP MSi yang telah dilatih di tingkat nasional,” ujar Riantofani.

Hadir pada acara tersebut Koordinator Kampus Lamteuba Hamdani, pengurus yayasan Unida Drs Ridwan Idris dan Tokoh Masyarakat Lamteuba, Bahrun Yunus serta para keuchik di Kemukiman Lamteuba.

Sementara itu Rektor Unida Prof Dr Syafei Ibrahim menyambut baik kehadiran program kewirausahaan di Kampus Alam Unida Lamteuba.

Khususnya pengolahan hasil pertanian yang sejalan dengan program Merdeka Belajar.

Rektor menyebutkan di Kampus Alam Unida Lamteuba saat ini memiliki tiga Prodi, yaitu Prodi Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Komunikasi, dan Prodi Agro Teknologi.

“Mahasiswa umumnya berasal dari keluarga kurang mampu dan kuliah sambil berwirausaha,” demikian Prof Syafei Ibrahim MSi. (*)

Mahasiswa Unida Kampus Lamteuba Dilatih Pengolahan Hasil Pertanian

Dalam hal memberikan wawasan kewirausahaan dikalangan mahasiswa dan santri, Yayasan Perguruan Tinggi Iskandarmuda (Unida) menggelar pelatihan selama 14 hari di Kampus alam Lamteuba Aceh Besar.

Kegiatan dibuka Wakil Ketua Yayasan Dr Bustamam Ali, di Balai Latihan Kerja Komunitas(BLKK) kampus Lamteuba diikuti 16 peserta umumnya terdiri mahasiswa Prodi Agro teknologi, Sabtu (23/9/2023).

Dr Bustamam Ali dalam sambutannya meminta pelatihan itu sekaligus pratik langsung insan kampus dalam mengenal dunia kewirausahaan yang pada akhirnya nanti dapat menciptakan lapangan kerja baru setelah kuliah selesai.

Ditambahkan, kegiatan ini atas kerjasama yayasan Unida dengan Kementerian ketenagakerjaan RI, termasuk pembangunan Gedung BLKK di Kampus Lamteuba.

Sementara itu Kepala BLKK Riantofani MSi, melaporkan pelatihan yang berlangsung 14 hari itu materinya tentang pengolahan hasil pertanian termasuk pemasaran dan praktik.

Selanjutnya, Riantofani mengatakan bahwa BLKK tersebut telah memiliki berbagai alat pengolahan hasil pertanian, seperti pengolahan kopi basah dan kering, jahe, kunyit dan pisang, jagung dll.

 

“BLKK ini juga sudah memiliki tenaga instruktur, Muhammad Ikbal SP MSi yang telah dilatih ditingkat nasional,” jelas Riantofani.

Hadir pada acara tersebut Koordinator Kampus Lamteuba Hamdani, pengurus yayasan Unida Drs Ridwan Idris dan Tokoh masyarakat Bahrun Yunus serta para geuchik setempat.

Sementara itu Rektor Unida Prof Dr Syafei Ibrahim, menyambut baik kehadiran program kewirausahaan di kampus Lamteuba khususnya pengolahan hasil pertanian yang sejalan dengan program Merdeka belajar.

Di kampus alam Lamteuba, saat ini juga telah memiliki 3 prodi Ilmu Administrasi publik, Ilmu Komunikasi dan Prodi Agro Teknologi.

“Mahasiswa umumnya keluarga kurang mampu dan kuliah sambil berwira usaha,” pungkas Prof Dr Syafei Ibrahim MSi. []

Mahasiswa Baru Kampus Alam Unida Lamteuba Ikuti Pengenalan Kampus, Ini Pesan Rektor Prof Syafei

JANTHO – Mahasiswa baru kampus alam Universitas Iskandarmuda atau Unida mengikuti kegiatan pengenalam kampus di gedung kampus tersebut lereng Gunung Seulawah dalam Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Rabu (20/9/2023).

Rektor Unida, Prof Dr Syafei Ibrahim, Wakil Rektor (Warek) Dr Bustamam Ali dan Dr Nasrullah serta Koordinator Kampus Alam Unida Lamteuba, Drs Hamdani ikut jadi pemateri dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru itu.


Rektor Unida Prof Syafei Ibrahim, dalam kesempatan ini mengingatkan mahasiswa baru itu terus bersemangat, meski kuliah di kampus yang jauh dari keramaian.

Pasalnya, secara kualitas, kata rektor, kampus ini juga dipastikan tidak berbeda dengan kampus lainnya di Aceh lantaran dosen yang mengajar umumnya juga dosen senior Unida bergelar doktor, termasuk dirinya, kata Prof Syafei Ibrahim, juga ikut mengajar di kampus ini.

Rektor mengatakan para mahasiswa di kampus alam Unida Lamteuba ini umumnya dari dari keluarga kurang mampu.

“Maka para mahasiswa itu secara umum mendapatkan beasiswa. Mereka kuliah sambil bekerja atau berwirausaha,” kata Prof Syafei Ibrahim.

Hal ini sebagaimana dikutip Wakil Rektor III Unida, Dr Bustamam Ali, dalam siaran pers yang dikirim kepada Serambinews.com, Rabu (20/9/2023).

Bustamam Ali menambahkan saat ini kampus alam Unida Lamteuba memiliki lahan sekitar 40 hektare, termasuk yang dikembangkan untuk lahan pertanian, peternakan, serta kewirausahaan lainnya.

“Selain itu, di kampus yang berada di lereng Gunung Seulawah ini juga terdapat Pesantren Iskandarmuda dan Balai Latihan Kerja (BLKK) Pengolahan Hasil Pertanian,” katanya.

Turut hadir saat orientasi mahasiswa baru Kampus Alam Unida Lamteuba ini, Ketua Ilmu Komunikasi, Dr Alwi, Ketua Prodi Agrotek M Ikbal MP, MSi, Kepala BLKK Riantofani MSi, serta tenaga pengajar Fathimah MSi dan Nurul Hafwani MSi. (*)